TENTANG ARTI SEBUAH NAMA: MENGEJAR MIMPI, MEMENUHI TAKDIR.

“What is in a name? That which we call a rose by any other name would smell as sweet”

Apalah arti sebuah nama? Begitu William Shakespeare, seorang sastrawan besar Inggris menulis pada karyanya yang tersohor, Romeo and Juliet. Namun bagi saya, nama memiliki peran penting dalam menjaga ke-eksis-an kita di dunia persilatan. Bayangin aja kalo nama saya di Facebook diganti menjadi “Lheeiiiyyyaaa Lutjjuuhh Imoettz Mhenggemazzkanh Chayyankk Khamoee Chellalluw”, bisa-bisa saya dikutuk orang-orang se-timeline, dan malah lebih parah lagi di-unfriend massal karena dikira dibajak ababil.

Betul kata Shakespeare, Mawar diganti pake nama lainpun akan tetap wangi. Tapi kalo Mawar berubah menjadi “Zhii Mhawaar Chueqkzz Abhiest”, apa iya orang-orang masih memandang si Mawar malang itu dengan cara yang sama? Boro-boro dicium wanginya, bisa jadi Mawar akan turun kasta dari lambang kasih sayang dan romantisme menjadi bahan ejekan untuk para alay.

Pemilihan nama tentu tidak sembarang dilakukan oleh orang tua kita. Ada doa di sana. Ada arti yang mendalam. Ada takdir yang harus dipenuhi. Karena itu saya tetap memilih menggunakan nama asli saya, dan mengejar mimpi besar yang tersimpan di baliknya.

LIA, nama saya. Atau kalo di Indonesia dieja menggunakan alfabet fonetik, menjadi LONDON. INDIA. ALFA.

Mari kita mulai dengan ALFA. Ini sih udah pernah saya kunjungi, sering banget malah😀

Image

Iya, ini supermarket deket rumah yang super hits, rame gak kelar-kelar, apalagi di awal bulan, saat dunia terlihat lebih berwarna.

Next stop, INDIA. Cita-cita saya sejak lama, gegara terobsesi sama Jodhpur, the Blue City, dan Jaipur, the Pink City of India. Pengen banget juga berjalan-jalan seharian di sana pake saree, yang mana tak mungkin dilakukan di kota saya tercinta, kalo tidak mau dikira pegawai toko kain yang stress abis dipecat.

Ini target saya 2 tahun lagi, dan mudah-mudahan bisa tercapai di bulan Maret, bertepatan dengan perayaan Holi, the festival of colours. Syukur-syukur perginya bisa bareng suami (amiiiinnn). Ahaii!

Dan yang terakhir, LONDON.

London?

Ah, ini rasanya jauh banget. Saya belum berani nargetin kapan akan ke sana. Ini seperti cita-cita jangka panjang, yang entah kapan akan terwujud. Mimpi saya sederhana, mengambil foto bird eye view London dari ketinggian London Eye di waktu siang, dan memotret keindahan sang ferris wheel raksasa setinggi 135 meter itu dari balik pepohonan di waktu malam.

Tapi saya percaya, tidak ada mimpi yang terlalu tinggi. Bukankah ketika kita bermimpi, langit adalah batasnya?

Dan ketika ada kuis dari Mister Potato untuk ke #InggrisGratis, saya tidak melewatkan kesempatan ini untuk mewujudkan mimpi saya, dan memenuhi takdir saya. Semoga tercapai. Amin!🙂

Image

“And people who don’t dream, who don’t have any kind of imaginative life, they must… they must go nuts. I can’t imagine that.”
Stephen King

 

Any Comment?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s