Perempuan Bernama Aurora

Aurora itu…

Perempuan dua puluhan, yang berusaha membunuh ketergantungan akan kamar tidurnya, tempat ia bebas menyendiri, dan bermimpi panjang. Selalu mencoba membuka diri untuk lingkungan baru, berharap bisa keluar dan menjadi pemberani yang mau menaklukkan tantangan, agar mimpi-mimpi indahnya menjadi kenyataan saat ia membuka mata menyambut sinar matahari.

Angan-angannya bisa melayang bebas di udara, berlari jauh meninggalkan tubuhnya, dan baru kembali tepat sebelum ia terlelap. Namun perkataannya terbatas, banyak kali terangkai tak secantik tarian di dalam jiwanya.

Selalu mual melihat orang-orang munafik, penjilat, dan pembual. Juga pembenci manusia-manusia yang tidak menghargai orang tuanya.

Tertawa, marah, menangis, berbicara keras dan melembut dapat terjadi padanya dengan cepat. Emosinya memang masih sulit dikendalikan. Naik turun begitu saja bahkan sebelum satu episode sinetron selesai.

Kadang-kadang ingin segera menikah, tapi lalu tidak ingin diikat terlalu cepat dengan kewajiban atas gelar istri.

Senang bekerja, untuk memberi nafas pada kecintaannya terhadap fotografi. Senang bekerja, bertemu orang baru, belajar banyak hal. Senang bekerja, demi kaki yang senang jalan-jalan. Senang bekerja, meskipun sesekali terdengar keluhan darinya. Tentang penjilat, tentang pembual, tentang orang munafik. Ya. Kebanyakan tentang orang-orang seperti itu. Tentang perlakuan yang dirasanya tak sama rata juga terkadang disebut oleh mulutnya.

Berantakan. Cepat panik. Cengeng. Sentimentil.

Perkenalkan, nama saya Aurora.

Any Comment?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s